embah bilang

belajar mentertawakan diri sendiri lewat ironi dan sinisme…

Pancasila ada berapa?

Ini kejadian waktu masih musim operasi KTP dulu, waktu Indonesia masih terdiri dari 27 propinsi. Alkisah disuatu daerah di Jawa Timur polisi melakukan operasi KTP untuk mengawasi dan mendata penduduk setempat dan pendatang.

Ada seorang pemuda Madura yang lagi jalan2 dan gak tahu kalo mau ada operasi jadi dia cuek aja gak bawa KTP ato identitas lain, nah akhirnya apesnya dia ketangkeplah dia…mulailah introgasi oleh polisi (eh polisi apa pulisi seh nulisnya …?)

P(olisi): Nama kamu siapa?

M(adura): nama saya Jamal pak (dengan logat madura yang kental)

P: coba lihat KTP-nya

M: Wadoh…ampon pak..saya ndak ada KTP pak…

P: kamu punya apa tidak? polisi mulai gak sabar..

M: duluu pernah punya pak sekarang sudah ndak ada lagi…

P: kamu tahu kalau semua warga negara musti punya KTP?

M: maaf pak, saya ngerti pak, tapi sekarang saya ndak punya pak…

P: ya udah kalau gitu kamu saya hukum..

M: baek pak dihukum ndak papa orang sayamemang salah tapi jangan dipenjara pa, ampon pak…katanya memelas, masih juga dengan logat Madura yang kental, memang kalau KTP saya gak punya pak tapi kalau Pancasila sayahapal pak…katanya lagi..

P: Kalau begitu Pancasila ada berapa tanya pak polisi?

M: Wah kalau ini saya tahu pak polisi ini gampang katanya; Pancasila itu ada Tujoh pak dengan yakin..

P: ??? mulai marah nih polisi, saya ulangi, Pancasila ada berapa dengan suara keras!!

M: siap pak polisi, ada tujoh pak…

P: sudah habis kesabaran pulisi ini maka dia bilang kamu saya hukum push up 15 kali sekarang…

M: waduh pak…

P: cepat laksanakan!!

M: baek pak, jangan rah-marah pak..

setelah selesai push up polisi nanya lagi: Sekarang mungkin kamu sudah ingat; Pancasila ada berapa?

M: Dengan sikap yang masih tetap yakin dan mantap dia jawab: Ada tujoh pak polisi!!

P: habislah kesabaran pulisi ini, dan dia menampar pipi kanan dan pipi kiri si Madura apes ini terus bilang cepat pergi sana, pulang, saya gak mau lihat kamu cepat!!

maka pulanglah si pemuda tersebut dengan bingung dan heran kok ditampar orang dia sudah jawab pertanyaan polisi tadi, sempat disuruh push up segala…

sesampainya dirumah dia datang ke pos kamling tempat biasa nongkrong dengan teman2nya…dan dia mulai cerita bahwa dia baru dihukum sama polisi dan ditampar..

trus temen2-nya pada nanya; kok bisa emang ditanya apa kamu sama polisi?

M: polisi nanya Pancasila ada berapa dan ya saya jawab ada tujoh…lha kok malah ditampar saya sama polisi itu…

maka meledaklah tawa teman2nya…ya kamu yang keterlaluan; Pancasila itu dimana- mana ada lima…kata teman2nya…pantas aja kamu ditampar sama polisi..

M: Kamu itu bagaimana, orang saya bilang Pancasila ada Tujoh saja ditampar apalagi kalau saya bilang Pancasila cuma ada lima malah ditendang saya….

Sampai disini teman2nya sudah tidak bisa menahan tawa lagi sampai perut mereka kaku …wha..ha..ha..ha…ha…

Iklan

November 23, 2007 - Posted by | embah bilang

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: